Kemenpora Bersama HIMPUNI Gerakkan Peduli Disabilitas 

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 1 Januari 2024 - 01:01 WIB

40375 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (HIMPUNI) turut berperan aktif menyuarakan kepedulian dan antidiskriminasi bagi penyandang disabilitas. Kepedulian HIMPUNI diwujudkan dalam Program kerja yang telah disiapkan dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Kordinator Presidium Ir. Sutopo Kristanto, MM melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) HIMPUNI Irawati Hermawan dalam acara Pelatihan guru dan Pegiat Olahraga Disabilitas Tahun 2023 yang diselenggarakan HIMPUNI, Kolaborasi Pemuda Indonesia bersama Kementerian Pemuda dan  Olahraga (Kemenpora) di Hotel Balairung, Jakarta pada Minggu, 31/12/2023.

Menurut Irawati, HIMPUNI akan mengusulkan program kerja sebagai wujud kepedulian kepada Kaum Difabel. Ada empat sasaran, yaitu Fisik, Psikis, Penerimaan di keluarga, serta Ekonomi dan Keterampilan. “Semua akan HIMPUNI lakukan dengan menggandeng semua Organisasi Alumni (OA) termasuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) nya, ” papar Perempuan yang akrab dipanggil Teh Ira ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Badan Eksekutif, Andi Aswan serta Ketua Badan Eksekutif,  Prof. Suherman mendukung gerakan ini dengan maksimal,  merujuk UU no 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.  Peran aktif pemerintah dan HIMPUNI  mampu mewujudkan negara yang peduli kepada Disabilitas.

Dalam aspek Pariwisata misalnya, Andi mengungkapkan, saat ini memang masih banyak ditemukan ketidakseimbangan perlakuan. Khususnya terkait sarana dan prasarana. “Dengan UU itu semua wilayah yang terbuka untuk publik (Open public) harus ramah  Disabilitas,” ujarnya.

Program ini di inisiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)  Dito Ariotedjo melalui program Deputi Pembudayaan olahraga Komjen (Purn) Rudi Sufahriadi.

Asisten Deputi  Olahraga Disabilitas, Ibnu Hasan mengatakan, HIMPUNI harus peduli kepada persoalan Disabilitas. Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum menghargai keberadaan atau merasa asing dengan kalangan disabilitas. Sehingga, muncul kecenderungan berperilaku kurang ramah  atau kurang terbuka kepada para disabilitas.

“Saya berharap rekan-rekan berpikir bahwa kita butuh gerakan yang lebih massif untuk menyuarakan antidiskriminasi disertai dengan program nyata terhadap kalangan disabilitas,” tutur alumnus Universitas Lampung.

Sebagai Organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan, dan program konkrit lainnya ,  HIMPUNI  menjadi penggerak dan inisator gerakan antidiskriminasi dan mendukung  program peduli disabilitas. Dengan basis humanity, HIMPUNI menjadi lebih eksis mempertahankan keberadaanya meskipun dengan sumber daya dan keuangan yang berasal dari sumbangan sukarela.

“Kami berharap  HIMPUNI semakin melebarkan sayap ke area kampus masing-masing. Kami percaya bahwa isu disabilitas sangat sensitif, mungkin banyak kasus yang belum diketahui oleh kalangan generasi muda. Kita bisa meningkatkan kepekaan sosial dan rasa empati terhadap sesama. Mungkin masih banyak isu lainnya yang bisa menjadi perhatian dan membutuhkan peran serta generasi muda,” tambah Deputi kebijakan Publik HIMPUNI ini.

Dalam acara tersebut hadir perwakilan dari OA. Diantaranya Ikatan Alumni (IA) IPB, Ikatan Alumni (IKA) UNPAD, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE),  Ikatan Alumni (IKA) USU, Ikatan Alumni (IKA) UNJ, Ikatan Alumni (IKA) UNILA, Ikatan Alumni (IKA) UB, dan Ikatan Alumni (IKA) UNAND, Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED), Ikatan Alumni Universitas Pembangunan Nasional Veteran Indonesia (IA UPNVI), Ikatan Alumni Universitas Tengku Umar – Meulaboh (IKA UTU), dan lainnya.

(DM)

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB