Aksi Damai Memperjuangan Hak Dan Kesejahteraan Buruh, GSBI : Kami Mendukung Harkamtibmas & Tidak Adanya Aksi Anarkis

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 30 April 2024 - 20:40 WIB

40239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Momentum peringatan hari buruh yang jatuh pada hari Rabu tanggal 1 Mei 2024, menjadi tradisi bagi kelompok buruh untuk melakukan berbagai kegiatan peringatan hari buruh baik berupa aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi kaum buruh, kegiatan diskusi dan kegiatan lain selaras dengan nuansa hari buruh.

Beberapa elemen buruh dari berbagai daerah akan melaksanakan aksi unjuk rasa di Jakarta dengan mengangkat isu utama perbaikan nasib buruh dan menolak serta menuntut pemerintah serta mencabut UU omnibuslaw yang dinilai merugikan nasib buruh.

Sejalan dengan hal tersebut, Rudi HB Daman, selaku Ketua Umum GSBI dan beberapa kepala bagian GSBI, mengajak Pekerja/Serikat Buruh untuk bersama-sama merayakan Hari Buruh Internatasional (May Day) 2024 dengan ikut serta dalam aksi unjuk rasa dengan tertib, aman, damai dan tidak anarkis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok Gerakan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menyumbang sekitar 1.000 massa pada aksi unjuk rasa May Day 2024 dan siap bertanggung jawab menjaga aksinya untuk tetap damai serta akan memagari kelompoknya dari provokator

“Kelompok GSBI siap menjaga aksinya agar tetap damai dan jika ada isu-isu yang tidak enak didengar, dipastikan bukan dari GSBI mereka hanyalah provokator dan kami siap memagari kelompok kami agar tidak sisusupi oleh provokator, Kami memastikan GSBI tidak akan melakukan aksi anarkis yang dapat memicu terganggunya Sitkamtibmas selama pelaksanaan aksi,” ungkapnya melalui keterangan, Selasa (30/4).

Ketum GSBI juga menyebut, Aksi damai 1 Mei 2024 sama sekali tidak terafiliasi dengan kepentingan politik praktis maupun elit Politik. “GSBI murni berfokus untuk memperjuangkan hak – hak dan kesejahteraan buruh,” tegasnya.

Lebih jauh Rudi HB menyampaikan, ada banyak hal permasalahan buruh saat ini yang belum terselesaikan, sehingga yang bersangkutan berharap pemerintah lebih akomodatif dalam menyikapi aspirasi buruh dikarenakan buruh juga memegang peran penting dalam pembangunan bangsa sehingga aspirasinya selayaknya diakomodir oleh pemerintah, pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB