Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

4038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang // Teropongbarat.com Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah Program bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan mengurangi sengketa tanah di Indonesia. untuk memberikan sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat. Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan mengurangi sengketa tanah di Indonesia.Melalui program PTSL masyarakat bisa memiliki sertifikat tanah tanpa biaya besar karena pemerintah menanggung biaya penyuluhan, pengukuran, dan penerbitan sertifikat. Dalam program ptsl dari pemohon tetap perlu membayar biaya tambahan seperti biaya pembuatan dan pemasangan tanda batas, biaya administrasi keperluan fotokopi, meterai, dan dokumen lainnya dan pajak.

PTSL memberikan banyak manfaat, bagi para pemohon ataupun masyarakat setempat, seperti Kepastian Hukum kepemilikan hak atas tanah. mencegah konflik kepemilikan di masa depan. Dan dapat dijadikan anggunan jaminan pinjaman. Serta membantu perencanaan tata ruang.

Diduga desa mangliawan kecamatan pakis kabupaten malang, menurut keterangan warga kepada awak media,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari para pemohon ptsl ditahun 2024-2025, masyarakat diharuskan menitipkan uang kepada Panitia ptsl 500 ribu sampai 1 juta, dengan terjadinya hal seperti ini diduga panitian telah melakukan pungutan biaya pembuatan sertifikat tanah warga jauh melampaui ketentuan yang diatur dalam ketentuan resmi SKB 3 Menteri.Saat tim awak media menghubungi dari perangkat desa menyuruh untuk konfermasi kepada ketua panitia ptsl edw, tetapi pada saat awak media menghubungi dari nomer yang diberikan perangkat desa mangliawan, sampai sekarang ketua panitia tidak ada jawabpan sampai berita ini diturunkan.

Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Tahun 2017, yang mengatur biaya PTSL wilayah Jawa–Bali hanya sebesar Rp150.000 per bidang.

Pasal 12 huruf (e) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan dakwaan subsidair Pasal 11 undang-undang

Hasil Musyawarah Desa (Musdes) tidak bisa menggugurkan undang-undang atau aturan hukum yang lebih tinggi (seperti UUD 1945, Peraturan Pemerintah, atau Perda). Musdes hanya berlaku untuk menetapkan kebijakan strategis desa dan keputusan yang diambil harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Jika terbukti melakukan pungutan Liar kades berserta panitia ptsl di tahun 2024-2025, dapat dijerat dengan Pasal 423 KUHP mengatur tentang tindak pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pejabat atau pegawai negeri. Seseorang yang menjabat sebagai pejabat dan menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa orang lain memberikan sesuatu, membayar, atau melakukan sesuatu untuk kepentingan pribadi atau orang lain secara melawan hukum, dapat diancam pidana penjara paling lama enam tahun. Hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban dari ketua panitia tersebut.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB