Gekrafs Sumut Siap Mendukung Pemerintahan Baru sesuai instruksi DPP Gekrafs dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 30 Maret 2024 - 02:57 WIB

40338 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Gekrafs Sumut dalam tahun ini mencanangkan dua Program Khusus yang akan menjadi prioritas untuk dilaksanakan yaitu membantu Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk menciptakan ruang khusus kepada para pelaku ekraf dengan “Rumah Kreatif Sumatera Utara” dan merepresentasikan semangat Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas).

Hal tersebut disampaikan Ketua Gekrafs Sumut Fadhullah, SE., M.Si., yang diwakili Sekretaris Gekrafs Sumut M. Ichsan Rouyas Sitorus, M.Psi., M.H (Acha) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke 5 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional dengan tema ” Green Creative Economy for The Future ” di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta (27/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Acha mengatakan bahwa Gekrafs Sumut tentang apa yang sudah diputuskan secara bersama dengan Pemerintah Pusat pada 24 Oktober 2023 lalu dengan menyelenggarakan “Sumut Ekraf Festival” yang akan berkolaborasi dengan Pemerintah Sumatera Utara dengan tujuan mempromosikan dan mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Sumut. Festival Ini merupakan wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan karya-karya mereka kepada publik akan menjadi program prioritas Gekraf Sumut terang acha papa paparannya.

Diakhir paparannya Acha menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Gekrafs Sumut Fadhullah, SE., M.Si atas ketidakhadiran beliau dikarenakan sesuatu hal, in sya allah pada pertemuan-pertemuan yang akan datang akan bisa bersama kita. Acha juga atas nama Ketua dan pengurus Gekrafs Sumut mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian beserta 22 pengurus DPP Gekrafs lainnya yang terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 pada kontestasi pemilu tahun 2024 ini.

Acha juga menyampaikan bahwa Gekrafs Sumut Setelah kegiatan Gekrafs di Tumbuh Hejo, Sentul, Jawa Barat yang lalu, kami sudah menambahkan nomenklatur baru dikepengurusan sesuai instruksi DPP Gekrafs yaitu Dewan Penggerak Gekrafs yang kami mintakan kepada bapak Mayjend TNI (Purn.) Dr. Hassanudin yang saat ini menjabat Pj. Gubernur Sumatera Utara sebagai Ketua Dewan Penggerak Gekrafs Sumut” ujar Acha

Acara tersebut dihadiri oleh Menparekraf Sandiaga Uno serta tokoh-tokoh nasional seperti Donna Latief (Ketua Dewan Pakar DPP Gekrafs), Sugiono (Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga Dewan Penasehat DPP Gekrafs), Dede Yusuf (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Zainal A. Paliwang (Gubernur Kalimantan Utara), serta Nihal Yazici, perwakilan MUSIAD yaitu NGO terbesar asal Turki, Perwakilan Pemerintah Provinsi dan seluruh DPW Gekrafs se Indonesia

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian menekankan pentingnya literasi dalam membumikan ekonomi kreatif di Indonesia, karena banyak masyarakat yang belum menyadari profesi mereka adalah bagian dari ekonomi kreatif.

Kawendra juga memaparkan berbagai kolaborasi yang dilakukan oleh Gekrafs, yang salah satunya 24 Oktober tahun lalu berhasil mencetuskan bersama pemerintah, legislatif dan pelaku ekraf lainnya Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas).

“Gekrafs secara aktif diminta ikut andil dan menjadi kolaborator dalam membentuk ekosisten ekraf di Ibu Kota Nusantara (IKN), serta dalam waktu dekat ini Gekrafs akan melantik perwakilannya di luar negeri” ujar Kawendra.

Dalam acara, Menparekraf Sandiaga Uno yang juga Dewan Pembina Gekrafs ikut menyaksikan deklarasi Gekrafs Kampus. Gekrafs Kampus disebutkan merupakan organisasi semi otonom di bawah Gekrafs untuk mendukung percepatan pengembangan ekonomi kreatif nasional berisikan pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Saya merasa bangga dan terharu dengan pencapaian Gekrafs yang telah hadir diberbagai provinsi tanah air dan saat ini hadir di perguruan tinggi terbaik untuk Indonesia, selamat untuk Gekrafs,” tutupnya.

Perwakilan DPW Gekrafs Sumut tampak hadir Mhd. Irsan, Alfatehan Septianta, Pradipta Anugerah Driatama dan Maher Syalal Gultom. (Rizky Zulianda)

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB