IIDI Jakarta Selatan Gelar Health Talk For Charity , Dukung Prioritas Nasional Cegah Stunting

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 3 Maret 2024 - 14:12 WIB

40325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Jakarta Selatan menggelar Health Talk For Charity dalam rangka meningkatkan edukasi kesehatan dan dukung prioritas nasional cegah stunting yang diadakan di Menara Imperium, Jakarta Selatan, Sabtu (2/3/2024).

Ketua IIDI Cabang Jakarta Selatan, Lizvy Revina mengatakan dalam upaya mewujudkan generasi emas yang menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan nilai-nilai etika. Sehingga sangat penting mengatasi berbagai persoalan dengan mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas. Permasalahan stunting menjadi perhatian dan tanggungjawab bersama. Stunting merupakan suatu keadaan dimana malnutrisi baik gizi yang lebih maupun kurang mempunyai dampak merugikan baik dari sisi kesehatan maupun produktivitas lainnya, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Dalam jangka pendek, stunting terkait perkembangan sel otak yang berdampak pada tingkat kecerdasan yang tidak optimal, sehingga kemampuan kognitif anak dalam jangka panjang menjadi rendah akhirnya menurunkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta menimbulkan permasalahan sosial dan budaya” ujar Lizvy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IIDI Cabang Jakarta Selatan sangat peduli dan konsisten serta turut mendukung upaya penanggulangan dan percepatan stunting. Selaras dengan program unggulan IIDI untuk mendukung prioritas nasional cegah stunting.
Aksi bersama mencegah stunting yang melibatkan lintas sektor, masyarakat dan praktisi akan membuahkan hasil yang signifikan.

Dari hasil monitoring dan evaluasi dalam aksi konvergensi stunting telah banyak langkah kreatif dan kemajuan yang diinisiasi oleh IIDI Jaksel dan IDAI Jaya bekerjasama dengan lintas sektor dalam melaksanakan penanggulangan dan penurunan percepatan stunting khususnya di wilayah Jakarta Selatan.

Lizvy mengungkapkan bahwa bukti nyata keterlibatan IIDI Cabang Jakarta Selatan dalam penurunan stunting adalah pada bulan bakti istri dokter tahun 2022 mengadakan edukasi cegah stunting kepada masyarakat yang dimana sasarannya adalah remaja puteri, ibu hamil, ibu menyusui , calon pengantin dan anak balita.

Kemudian, pada tanggal 5 Juli 2022 IIDI Jaksel memfasilitasi kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis oleh para dokter spesialis dan sub spesialis kepada 14 anak terduga stunting di Pondok Labu yang dilakukan di Klinik Anakku Pondok Pinang. Pada bulan Agustus -September 2022 melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan anak stunting termasuk rujukan ke RS Mayapada Lebak Bulus. Di bulan Oktobet 2022 diselenggarakan pemeriksaan kesehatan massal se-Jakarta Selatan untuk anak-anak stunting yang diikuti kurang lebih 200 anak bekerja sama dengan IDAI Jaya dan RSUP Fatmawati, ujar Lizvy.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan bergizi seimbang “Isi Piringku” kepada anak-anak stunting wilayah binaan Pondok Labu. Kampanye isi piringku berupa pembagian protein hewani:telur, ikan, ayam, protein nabati berupa sayuran, SOP segar, susu, vitamin dan buah-buahan. Kabar baiknya, Pondok Labu telah terpilih menjadi wilayah dengan predikat baik dalam penanganan percepatan penurunan stunting tingkat nasional di 1000 hari kehidupan.

Pencegahan stunting membutuhkan integrasi dan strategi dari berbagai pihak, salah satu langkah yang ditempuh yakni kampanye nasional perubahan perilaku melalui kegiatan-kegiatan masyarakat.

Memberikan gizi seimbang kepada anak menjadi sangat penting dan strategis baik dari protein hewani maupun nabati. Kegiatan health charity yang dilakukan hari ini salah satu upaya kami melakukan penggalangan dana yang akan kami salurkan untuk kegiatan bakti sosial dan peduli balita stunting .

Selanjutnya Lizvy menambahkan semoga kegiatan ini bisa menggerakkan hati kita semuanya untuk peduli terhadap kesehatan tumbuh kembang anak. Sebab, anak adalah cikal bakal generasi penerus bangsa. Kalau anak cerdas maka bangsa juga semakin maju. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati dan cegah stunting itu sangat penting.

Kami juga berharap bangsa Indonesia dapat memanfaatkan peluang bonus demografi dengan tersedianya sumber daya manusia berkualitas, sehat, cerdas, aktif, kreatif dan berdaya saing tinggi.

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB