Ketahanan Pangan dan Kemandirian Infrastruktur Mendukung Indonesia Emas 2045, Inkindo Gelar Talk Show dan Halal Bihalal

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024 - 12:59 WIB

40270 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) telah sukses menggelar Talkshow dan Halal bi Halal bertajuk “INKINDO Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045” di Jakarta, Kamis (25/04/2024). Acara ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-45 organisasi tersebut.

Sebagai pembuka acara, Ir. Erie Heryadi, M.H., Ketua Umum INKINDO, mengungkapkan rencana penting dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya adalah penyelenggaraan seminar nasional tentang ketahanan pangan pada bulan Juni mendatang. Erie Heryadi juga menyampaikan niatan INKINDO untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan IPB guna meningkatkan kolaborasi dalam bidang ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Talkshow tersebut, tiga narasumber hadir untuk membahas aspek terkait ketahanan pangan dan hukum. INKINDO berharap acara ini dapat menghasilkan ide-ide brilian yang dapat membantu mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menyikapi pentingnya pembangunan infrastruktur, Herry Trisaputra Zuna, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, menekankan pentingnya Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Hal ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi pembangunan infrastruktur di Indonesia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Masih kata dia, Kerjasama antara pemerintah dan badan usaha memegang peranan krusial dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Melalui kolaborasi ini, pembangunan infrastruktur dapat dipercepat dan dijalankan secara lebih efisien. “Hal ini sejalan dengan arah pembangunan infrastruktur yang mencakup meningkatkan konektivitas fisik dan virtual, mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah, serta antisipasi terhadap bencana alam dan perubahan iklim,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Visi Indonesia Emas 2045 memiliki beberapa pilar yang menjadi fokus utama pembangunan, antara lain: Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan; Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan; Pembangunan Manusia serta Penguasaan llmu Pengetahuan dan Teknologi; Pemerataan Pembangunan Percepatan Pengentasan Kemiskinan; Pemerataan Kesempatan usaha dan Pendapatan; Pemerataan Pembangunan Wilayah Pembangunan Infrastruktur yang merata dan terintegrasi.

Menariknya, Acara Talkshow dan Halal bi Halal yang diselenggarakan oleh INKINDO merupakan langkah awal yang baik dalam menggalang dukungan dan kerjasama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kolaborasi antara berbagai pihak, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan tersebut.

Dengan fokus pada ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, dan pilar-pilar visi Indonesia Emas 2045, INKINDO dan para stakeholder lainnya telah menetapkan landasan kuat untuk mencapai cita-cita besar bangsa ini. Semoga langkah-langkah selanjutnya dapat membawa Indonesia menuju masa depan gemilang yang diidamkan.

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB