Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

4048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang // Teropongbarat.com  Perhutani KPH Jombang menyatakan kesiapan menyediakan lahan seluas 40 hektar di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, untuk pengembangan komoditas cabe jawa sebagai bagian dari program hilirisasi ekspor nasional. Lahan tersebut akan dikelola bersama PT Aisyah Cahaya Nusantara sebagai offtaker utama, dengan dukungan pemberdayaan masyarakat oleh Ormas Formasy Praja Nusantara (FPN).Dalam forum FGD Akselerasi Hilirisasi Komoditas Ekspor Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Enny Handhayany Y.S. (Administratur Perhutani KPH Jombang) menegaskan komitmen Perhutani untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus pembangunan ekonomi nasional melalui pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi produktif.

Sebagai mitra strategis, PT Aisyah Cahaya Nusantara tampil sebagai pionir dengan pengalaman panjang dalam hulu-hilirisasi komoditas ekspor. Direktur Utama Achmad Dahlan A.M. memaparkan bahwa buyer existing perusahaan membutuhkan hingga 9.000 ton cabe jawa per tahun. Perusahaan ini telah menjalankan praktik hilirisasi sejak 2019, dari 2,5 hektar hingga kini mencapai 2.000 hektar, serta memiliki riset teknologi farm yang siap diduplikasi ke seluruh wilayah Indonesia.

Dukungan masyarakat akan diperkuat oleh Ormas Formasy Praja Nusantara (FPN) di bawah kepemimpinan Dodik Purwoko, SP. (Ketua Umum FPN). FPN menegaskan komitmen untuk mendampingi petani dan warga sekitar dalam proses pemberdayaan, sekaligus memastikan program hilirisasi berjalan dengan semangat Bela Negara. “Kami siap menduplikasi program ini ke berbagai wilayah lain, agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” tegas Dodik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi antara Perhutani, PT Aisyah Cahaya Nusantara, dan Ormas FPN diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekspor berkelanjutan, menyerap tenaga kerja, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan ekonomi masyarakat Jombang secara akuntabel dan administratif.

Acara FGD ini ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama akselerasi ekspor, melalui dokumen PKS (Perjanjian Kerja Sama) dan MOA (Memorandum of Agreement), sebagai landasan sinergi lintas sektor untuk mempercepat ekspor komoditas unggulan Indonesia.

Redaksi//

Teropongbarat.com

(red.Iwan)

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB