Semangat Transformasi dan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045, Antonius: Produk Indonesia Harus Dikenal Diseluruh Dunia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 6 Maret 2024 - 17:04 WIB

40349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Rapat Kerja Nasional yang dilaksnakan oleh Aspaki sukses diselengggara di Hotel Bidakara, Jakarta – Selatan. Selasa, (05/02/2024).

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Pengurus Aspaki Ketua dan Jajaran Pengurus, ASPAKI adalah Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia yang memiliki visi untuk terwujudnya industri alat kesehatan nasional yang unggul dan memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berkomitmen untuk mendorong industri yang bergerak di sektor kesehatan bisa tumbuh lebih baik, khususnya produsen alat kesehatan (alkes).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya harap industri kita bisa menyuplai minimal 50% kebutuhan (alkes). Untuk bisa menjustifikasi penguasaan industri dalam negeri, kita bisa amankan dengan memproduksi produk yang berkualitas”. Ucapnya

Sementara itu, Antonius Themie Sales Director Alat Kesehatan merk Lunalife & GTT dari PT. Evercoss Technology Indonesia yang hadir dalam acara ini menyampaikan,
“Kegiatan Aspaki ini sangat baik untuk Produsen Alat-alat Kesehatan di Indonesia, saya juga apresiasi untuk produk lokal untuk memberikan informasi produksi kepada pemerintah, Link and match dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan nasional”. Ungkapnya

Menurutnya, semua yang bergabung di acara Asosiasi ini juga semua produksi yang ada dalam negeri. “Ini untuk produsen dan semua produksi yang ada dalam negeri yang bisa ikut diasosiasi “. Imbuhnya

Harapannya kedepan Asosiasi dapat membantu produsen, bisa lebih banyak mempromosikan produknya diluar Indonesia, seperti pameran diluar negeri, agar produksi dalam negeri bisa kita ekspor keluar negeri agar nama produk Indonesia dikenal diseluruh dunia, tentunya dengan memanfaatkan riset-riset baru karya Anak Bangsa. (RED)

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB