Semangat Transformasi dan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045, Antonius: Produk Indonesia Harus Dikenal Diseluruh Dunia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 6 Maret 2024 - 17:04 WIB

40368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Rapat Kerja Nasional yang dilaksnakan oleh Aspaki sukses diselengggara di Hotel Bidakara, Jakarta – Selatan. Selasa, (05/02/2024).

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Pengurus Aspaki Ketua dan Jajaran Pengurus, ASPAKI adalah Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia yang memiliki visi untuk terwujudnya industri alat kesehatan nasional yang unggul dan memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berkomitmen untuk mendorong industri yang bergerak di sektor kesehatan bisa tumbuh lebih baik, khususnya produsen alat kesehatan (alkes).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya harap industri kita bisa menyuplai minimal 50% kebutuhan (alkes). Untuk bisa menjustifikasi penguasaan industri dalam negeri, kita bisa amankan dengan memproduksi produk yang berkualitas”. Ucapnya

Sementara itu, Antonius Themie Sales Director Alat Kesehatan merk Lunalife & GTT dari PT. Evercoss Technology Indonesia yang hadir dalam acara ini menyampaikan,
“Kegiatan Aspaki ini sangat baik untuk Produsen Alat-alat Kesehatan di Indonesia, saya juga apresiasi untuk produk lokal untuk memberikan informasi produksi kepada pemerintah, Link and match dalam pemenuhan kebutuhan alat kesehatan nasional”. Ungkapnya

Menurutnya, semua yang bergabung di acara Asosiasi ini juga semua produksi yang ada dalam negeri. “Ini untuk produsen dan semua produksi yang ada dalam negeri yang bisa ikut diasosiasi “. Imbuhnya

Harapannya kedepan Asosiasi dapat membantu produsen, bisa lebih banyak mempromosikan produknya diluar Indonesia, seperti pameran diluar negeri, agar produksi dalam negeri bisa kita ekspor keluar negeri agar nama produk Indonesia dikenal diseluruh dunia, tentunya dengan memanfaatkan riset-riset baru karya Anak Bangsa. (RED)

Berita Terkait

Pengelola yang disebut berinisial *“Cip”* sempat menyatakan seluruh perizinan Galian C telah beres.  
Rocky Gerung: Belajar Pertanahan Berarti Belajar Hukum, Politik hingga Ekologi
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria STPN
Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita
Kecelakaan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 66, Penumpang Innova Tewas
Laka Lantas Beruntun di Perbaungan, Pengendara CBR Tewas Usai Tabrak Minibus dan Kontainer
🇮🇩 SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 RW 05 JEMUNDO 🇮🇩

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB